Merindukan Waktu Diantara Adzan & Iqomah

menunggu qomat

Sering kali saya menyaksikan, banyak dari kaum muslimin menyia – nyiakan waktu ini; waktu diantara adzan dan iqomah. Mereka mengobrol dengan rekannya sembari ketawa – ketiwi (bahkan tak jarang menjurus ghibah) atau malah disibukkan ber-chatting ria dengan smartphone di genggaman tangannya. Entahlah, mengapa mereka melakukan hal – hal demikian yang tidak membawa faidah apapun. Apakah mereka tidak tau bahwa ada keutamaan di waktu antara adzan dan iqomah?

Melalui tulisan ini, saya ingin mengingatkan kepada kita semua kaum muslimin, jangan pernah menyia – nyiakan waktu diantara adzan dan iqomah. Malah seharusnya menjadi waktu yang kita rindukan dan kita kejar agar menjumpainya. Dalam sebuah hadits, Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Sesungguhnya do’a yang tidak tertolak adalah do’a antara adzan dan iqomah, maka berdo’alah (kala itu). (HR. Ahmad 3/155. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Inilah waktu yang bisa kita gunakan untuk bermunajat kepada Allah Azza wa Jalla. Seorang hamba, seberapapun mulia kedudukannya, ia tetaplah seorang hamba, maka hanya kepada Allah Azza wa Jalla ia mengiba, memohon pertolongan, memohon petunjuk dan memohon segalanya kepada Allah Azza wa Jalla. Bukankah kita mempunyai banyak keinginan dalam hidup ini? Lantas mengapa kita sia – siakan kesempatan terbaik untuk memohon kepada-Nya?

“Dan Tuhanmu berfirman, “Berdoalah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS Al Mu’min : 60)

Merugilah mereka yang tidak memanfaatkan waktu diantara adzan dan iqomah! Karena mereka baru saja melewatkan sebuah waktu yang padanya terdapat keutamaan yang sangat luar biasa; waktu mustajab untuk berdoa. Seharusnya patut kita renungkan, disaat yang lapang saat adzan dan iqomah itu, justru kita harus optimalkan untuk berdoa; memohon ampun, memohon petunjuk, memohon kecukupan rezeki dan lainnya sesuai dengan keinginan dan kebutuhan kita. Jangan sampai ketika tiba sebuah hari yang tidak diperkenankan lagi untuk berdoa, bertaubat dan memohon ampun, kita baru akan berdoa. Inilah sebenarnya yang dinamakan kesia – siaan.

Selain berdoa, masih ada beberapa amalan yang bisa kita lakukan disaat waktu antara adzan dan iqomah, seperti shalat sunnah qobliyah, berdzikir, membaca Al Qur’an dan lainnya. Sebenarnya point penting yang ingin saya tekankan dalam tulisan ini bukan memilih amalan apa, namun jangan lewatkan waktu antara adzan dan iqomah dengan hal – hal yang tidak bermanfaat, yaitu yang tidak bernilai ibadah. Bukankah pekerjaan utama kita di dunia ini adalah beribadah kepada Allah Azza wa Jalla? Sebagai wujud ketaqwaan kita, bekal di akhirat kelak, agar kita mendapatkan balasan terbaik yakni surga.

Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS Adz Dzariyat : 56)

“Berbekal-lah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepadaKu hai orang-orang yang berakal.” (QS Al Baqarah : 197)

Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, maka bagi mereka surga-surga tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang telah mereka kerjakan (QS As Sajdah : 19)

Dan bagi saya, berdoa adalah kebutuhan. Sehingga apabila datang waktu dimana saat tersebut adalah waktu mustajab untuk berdoa, maka jangan pernah menyia – nyiakannya. Karena kita tidak pernah tau, saat kapan doa kita akan didengar dan dikabulkan oleh Allah Azza wa Jalla. Bisa jadi saat tersebut adalah ketika waktu diantara adzan dan iqomah…

Wallahu a’lam bishowab. Barakallahu fiikum…

Dapatkan tausyiah harian di pin BBM 7B578D8D. Silahkan follow twitter @adefahrizal / SMS & WA 082116061831 / email adefahrizal@gmail.com

Ingin memiliki buku Islam berkualitas yang sesuai dengan Qur’an dan Sunnah? Temukan di Toko Buku Islam ZK Mart. Segera invite pin BBM 7B578D8D dan follow twitter & Instagram @zk_mart

Ziyadatul Khoir menerima layanan les privat mengaji Iqro dan Al Qur’an di rumah anda. Terbuka untuk semua usia dan kalangan, ana – anak, dewasa, orang tua. Serta melayani untuk individu, keluarga, kelompok, dan perkantoran. Pengajar oleh Ustadz Abu Fawwaz Ade Fahrizal. Silahkan hubungi 082116061831 (hanya untuk Kota Bandung).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s