Setidaknya Tiga Doa Ini Dalam Sujudmu

jamaah3Di tulisan sebelumnya, saya telah membahas pentingnya bagi kita untuk memberikan perhatian serius di sujud – sujud dalam sholat. Saya sangat berharap sujud yang kita lakukan, tak hanya sekedar bagian dari gerakan sholat semata. Namun menjadi sesuatu yang sangat dinanti untuk menyampaikan doa, karena pada saat itulah jarak kita dengan Allah Ta’alaa amatlah dekat.

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Keadaan paling dekat seorang hamba dari Rabb-nya adalah ketika dia dalam keadaan sujud, maka perbanyak doa (di dalamnya)” (HR Muslim)

Sudah saya sampaikan pula, bahwa pada dasarnya kita dapat membaca doa apapun tatkala sujud. Seperti misalnya doa yang diambil dari surah Al Baqarah ayat 201 :

“Robbanaa aatina fid dunyaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaban naar.” (Ya Allah, berikanlah kepada Kami kebaikan di dunia, berikan pula kebaikan di akhirat dan lindungilah Kami dari siksa neraka)

Atau pun doa – doa lain, yang bersumber dari Qur’an dan Hadits, maupun doa yang kita panjatkan sesuai dengan hajat kita. Tetapi saya juga ingin menyampaikan sebuah nasihat emas dari ulama besar, Syeikh Abdul Aziz Bin Baaz hafidzhohullah, berkaitan dengan perkara berdoa tatkala sujud. Syeikh menyampaikan setidaknya tiga doa yang hendaknya jangan kita lupakan dalam sujud.

  1. Mintalah diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah.
    “Allahumma inni as’aluka khusnal khotimah. Ya Allah aku meminta kepada-Mu khusnul khotimah

Yaitu seorang hamba sebelum meninggal, ia diberi taufiq untuk menjauhi semua yang dapat menyebakan kemurkaan Allah Ta’alaa. Dia bertaubat dari dosa dan maksiat, serta semangat melakukan ketaatan dan perbuatan – perbuatan baik, hingga akhirnya ia meninggal dalam kondisi ini. Inilah puncak dari segala tujuan akhir kehidupan seorang muslim, yaitu mati dalam keadaan yang baik. Sesungguhnya bagian akhirlah yang akan menentukan keadaan seseorang kelak di akhirat. Maka hendaknya kita memohon kepada Allah Ta’alaa agar mendapatkan kenikmatan tertinggi; khusnul khotimah.

“Sesungguhnya amalan itu (tergantung) dengan penutupnya”. (HR Bukhari)

2. Mintalah agar kita diberikan kesempatan Taubat sebelum wafat
Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal maut. ” Ya Allah berilah aku rezeki taubat nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat “

Ingat wahai saudaraku, sesungguhnya setiap manusia adalah pendosa, dan sebaik – sebaik pendosa ialah mereka yang bertaubat. Hal ini sesuai dengan hadits :

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullahshallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Seluruh Bani Adam (manusia) banyak melakukan kesalahan (dosa), dan sebaik-baik manusia yang banyak kesalahannya (dosanya) adalah yang banyak bertaubat.” (HR Ibnu Majah, At Tirmidzi, dan Ad Darimi)

Demi Allah, saya pun juga makhluk yang hina penuh dosa. Maka selama nafas belum sampai kerongkongan, mari kita bertaubat. Memohon ampun atas segala perbuatan dosa, kedzholiman, maksiat, dusta, dan lain sebagainya. Selamat hayat masih dikandung badan, disitulah Allah selalu membuka pintu taubat dan menerima taubat hamba-Nya.

Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar bin Khattab Radhiyallaahu ‘anhu, dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam beliau bersabda, “Sesungguhnya Allah menerima taubat seorang hamba selama ruhnya belum sampai dikerongkongannya” (HR At Tirmidzi dan Ahmad)

3. Mintalah agar hati kita ditetapkan di atas Agama-Nya.

Allahumma yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘ala diinik. “Ya Allah wahai sang pembolak balik hati, tetapkanlah hatiku pada agama-Mu”

Hati diibaratkan raja, sedang aggota badan adalah prajuritnya. Bila rajanya baik, maka akan baik pula urusan para prajuritnya. Bila buruk, maka demikian pula urusan para prajuritnya.

“Ketahuilah, sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika ia baik, seluruh tubuh baik. Jika ia rusak, seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah (segumpal daging) itu ialah hati..” (HR. Muslim)

Oleh sebab itu, penting untuk menjaga hati ini agar selalu berada pada kebenaran. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memohon kepada Allah melalui doa diatas. Sungguh begitu mudah hati ini untuk berbolak – balik. Hari ini kita berada dalam jalan-Nya yang lurus, namun besok bisa jadi kita sudah berada di jalan setan yang menyimpang. Maka mohonlah selalu kepada Allah Ta’alaa dalam sujudmu untuk hatimu…

Wallahu a’lam bishowab. Barakallahu fiikum…

Dapatkan tausyiah harian di pin BBM 7B578D8D. Silahkan follow twitter @adefahrizal / SMS & WA 082116061831 / email adefahrizal@gmail.com  

Ingin memiliki buku Islam berkualitas yang sesuai dengan Qur’an dan Sunnah? Temukan di Toko Buku Islam ZK Mart. Segera invite pin BBM 7B578D8D dan follow twitter & Instagram @zk_mart

Ziyadatul Khoir menerima layanan les privat mengaji Iqro dan Al Qur’an di rumah anda. Terbuka untuk semua usia dan kalangan, ana – anak, dewasa, orang tua. Serta melayani untuk individu, keluarga, kelompok, dan perkantoran. Pengajar oleh Ustadz Abu Fawwaz Ade Fahrizal. Silahkan hubungi 082116061831 (hanya untuk Kota Bandung).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s