Jangan Sia – Siakan Sujudmu

sujud

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Keadaan paling dekat seorang hamba dari Rabb-nya adalah ketika dia dalam keadaan sujud, maka perbanyak doa (di dalamnya)” (HR Muslim)

Apa yang anda rasakan selama ini tatkala sedang sujud dalam sholat anda? Tentu setiap orang merasakan hal yang berbeda – beda, ada yang bahagia, ada yang ngantuk, ada yang melirik ke kaki, malahan ada yang tidak ingin lama – lama bersujud. Namun setelah membaca dan mengetahui hadits diatas, kini apa yang hendak anda lakukan ketika dalam keadaan sujud? Ya, berdoalah. Berdoalah wahai saudaraku, karena saat itulah Allah ‘Azza wa Jalla, Penggenggam alam semesta, Yang Maha membolak – balikkan hati hamba – hamba-Nya, sedang berada dekat dengan diri kita.

Seorang anak kecil yang tidak mempunyai apa – apa, tetapi ia ingin membeli permen di warung, pasti ia akan datang dan mendekat kepada orang tuanya untuk meminta uang. Anak kecil itu akan berusaha semaksimal mungkin agar orang tuanya mau memberikan ia uang, supaya dapat membeli permen di warung. Sang anak kecil juga tak sungkan untuk merengek bahkan menangis, agar hati orang tuanya luluh untuk mengeluarkan lembaran – lembaran rupiah kepadanya.

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah pernah ditanya pertanyaan serupa dan beliau menjawab :

“Disyariatkan bagi seorang mukmin untuk berdo’a ketika shalatnya di saat yang disunnahkan untuk berdo’a, baik ketika shalat fardhu maupun shalat sunnah. Adapun saat berdo’a katika shalat adalah tatkala sujud, duduk di antara dua sujud dan akhir salat setelah tasyahud dan shalawat atas Nabi Shallallahu alaihi wa sallam sebelum salam…”

Seperti itulah seharusnya sikap kita seorang manusia yang lemah ini, kepada Allah Jalla wa A’laa. Momentum sujud sudah sepatutnya menjadi kesempatan emas bagi kita untuk merengek, bermunajat, memohon kepada-Nya atas segala urusan dan keperluan kita. Bukan malah menyia – nyiakan atau menyepelekan keadaan sujud, karena kita tak pernah tau, apakah sujud tersebut akan menjadi sujud terakhir kita kepada Allah Ta’alaa di dunia ini.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “…ketika sujud bersungguh-sungguhlah dalam berdo’a, niscaya segera dikabulkan untuk kalian” ( HR Muslim di dalam shahihnya)

Kemudian timbul pertanyaan, doa apa sajakah yang dapat kita ucapkan saat sujud terutama di sholat fardhu maupun sunnah? Sejatinya tidak ada tuntunan yang jelas dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mengenai doa – doa apa sajakah yang dapat kita lafadzkan saat sujud ketika sholat. Sehingga, berdoalah sesuai dengan keinginan anda, berdoalah dengan doa – doa yang anda sukai, baik itu dari Al Qur’an, hadits, atau doa anda sendiri. Namun bukankah dilarang membaca ayat Al Qur’an ketika sujud dalam sholat sesuai dengan hadits Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam :

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Ketahuilah, aku dilarang untuk membaca al-Qur’an dalam keadaan ruku’ atau sujud. Adapun ruku’ maka agungkanlah Rabb azza wa jalla, sedangkan sujud, maka berusahalah bersungguh-sungguh dalam doa, sehingga layak dikabulkan untukmu.” (HR Muslim)

‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu mengatakan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangku untuk membaca (ayat Al Qur’an) ketika ruku’ dan sujud.” (HR Muslim)

Lalu bagaimana membaca doa yang diambil dari Al Qur’an ketika sujud dalam sholat? Maka Jawabannya tidaklah mengapa. Kita boleh saja berdo’a dengan doa yang bersumber dari Al Qur’an, seperti doa kebaikan dunia dan akhirat atau yang dikenal dengan doa sapu jagad (QS Al Baqarah : 201). Alasannya karena niatan ketika itu adalah bukan untuk tilawah Al Qur’an, namun untuk berdoa. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun bersabda :

Setiap amalan tergantung pada niat. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan (HR Bukhari dan Muslim)

Salah seorang ulama Syafi’iyah, Az Zarkasyi rahimahullah berkata,

“Yang terlarang adalah jika dimaksudkan membaca Al Qur’an (ketika sujud). Namun jika yang dimaksudkan adalah doa dan sanjungan pada Allah maka itu tidaklah mengapa, sebagaimana pula seseorang boleh membaca qunut dengan beberapa ayat Al Qur’an”. 

Sedangkan apakah doa hanya boleh dilakukan saat sujud terakhir dalam sholat, sehingga banyak kaum muslimin yang melamakan sujud terakhirnya? Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin ditanya mengenai hal ini dan beliau rahimahullah menjawab,

“Memperpanjang sujud terakhir ketika shalat bukanlah termasuk sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Karena yang disunnahkan  adalah seseorang melakukan shalat antara ruku’, bangkit dari ruku’ (i’tidal), sujud dan duduk antara dua sujud itu hampir sama lamanya.  Sebagaimana hal ini dijelaskan dalam hadits Baro’ bin ‘Azib, ia berkata, “Aku pernah shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Aku mendapati bahwa berdiri, ruku’, sujud, duduk beliau sebelum salam dan berpaling, semuanya hampir sama (lamanya). ” Inilah yang afdhol. Akan tetapi ada tempat doa selain sujud yaitu setelah tasyahud (sebelum salam). Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika mengajarkan ‘Abdullah bin Mas’ud tasyahud, beliau bersabda, “Kemudian setelah tasyahud, terserah padamu berdoa dengan doa apa saja”. Maka berdoalah ketika itu sedikit atau pun lama setelah tasyahud akhir sebelum salam. (Fatawa Nur ‘ala Ad Darb)

Demikianlah saudaraku, penjelasan yang dapat saya sampaikan di tulisan kali ini. Maka sekali lagi saya mengingatkan, jangan sia – siakan sujudmu. Setiap sujudmu dalam sholat, adalah kesempatan terbaik untuk berdoa. Sampaikanlah ke saudara, kerabat, teman jika tulisan ini dirasa bermanfaat dan membawa kebaikan. Karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

“Barangsiapa yang menunjukkan sunnah atau perbuatan yang baik dalam islam maka baginya pahala perbuatan itu serta pahala orang yang mengamalkan setelahnya tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang menunjukkan sunnah atau perbuatan yang buruk dalam islam maka baginya dosa perbuatan itu dan dosa orang yang mengamalkan setelahnya tanpa mengurangi dosa mereka sedikitpun.” (HR Muslim)

Wallahu a’lam bishowab. Barakallahu fiikum…

Dapatkan tausyiah harian di pin BBM 7B578D8D. Silahkan follow twitter @adefahrizal / SMS & WA 082116061831 / email adefahrizal@gmail.com  

Ingin memiliki buku Islam berkualitas yang sesuai dengan Qur’an dan Sunnah? Temukan di Toko Buku Islam ZK Mart. Segera invite pin BBM 7B578D8D dan follow twitter & Instagram @zk_mart

Ziyadatul Khoir menerima layanan les privat mengaji Iqro dan Al Qur’an di rumah anda. Terbuka untuk semua usia dan kalangan, ana – anak, dewasa, orang tua. Serta melayani untuk individu, keluarga, kelompok, dan perkantoran. Pengajar oleh Ustadz Abu Fawwaz Ade Fahrizal. Silahkan hubungi 082116061831 (hanya untuk Kota Bandung).

One thought on “Jangan Sia – Siakan Sujudmu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s