Pentingnya Mengetahui Keutamaan Sebuah Ibadah (Studi Kasus Sholat Wajib)

berwudhu_20131120_173507Bismillah. Allahumma sholli ‘alaa Muhammad. Para pembaca yang dirahmati Allah Ta’alaa, beberapa hari lalu ada yang menyapa saya di BBM. Seorang pemuda sepertinya (diihat dari DP), entah berasal darimana. Dia bercerita kepada saya, bahwa  dirinya sudah lama tidak sholat wajib. Alasannya sederhana : malas. Saya terkejut membaca chat-nya, begitu mudah sekali meninggalkan ibadah yang paling agung dalam Islam dengan alasan bodoh (bagi saya, bukan sederhana) : malas.

“Islam dibangun diatas lima (landasan); persaksian tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad utusan Allah, mendirikan shalat, menunaikan zakat, haji dan puasa Ramadhan”. (HR Bukhari dan Muslim)

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud, ia berkata, “Aku pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, amalan apakah yang paling afdhol?” Jawab beliau, “Shalat pada waktunya.” Lalu aku bertanya lagi, “Terus apa?” “Berbakti pada orang tua“, jawab Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.  “Lalu apa lagi”, aku bertanya kembali. “Jihad di jalan Allah“, jawab beliau. (HR Bukhari dan Muslim)

“Aku mendengarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Bagaimana menurut kalian kalau ada sungai yang mengalir di pintu rumah salah seorang dari kalian kemudian dia pun mandi di sungai tersebut 5 kali dalam sehari semalam, apakah akan tersisa kotoran di tubuhnya?” Para sahabat berkata, “Tidak akan tersisa sedikit pun dari kotoran di tubuhnya.” Rasulullah bersabda, “Demikianlah perumpamaan shalat 5 waktu yang Allah Subhanahu wa Ta’ala menghapuskan dosa-dosa dengan shalat 5 waktu tersebut.” (HR Bukhari dan Muslim)

Kemudian saya bertanya kepadanya, apakah kamu tau keutamaan sholat wajib? Dia menjawab, tidak tau. Lalu saya coba bujuk dia untuk  mencari tau keutamaan sholat. Saya suruh pemuda tersebut mencari di internet saja agar mudah dan cepat, melalui mesin pencari yufid.com. Sepertinya dia menuruti saran saya, lalu menyampaikan kepada saya beberapa hadits keutamaan – keutamaan sholat wajib :

Siapa yang menjaga shalat lima waktu, baginya cahaya, bukti dan keselamatan pada hari kiamat. Siapa yang tidak menjaganya, maka ia tidak mendapatkan cahaya, bukti, dan juga tidak mendapat keselamatan. Pada hari kiamat, ia akan bersama Qorun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Kholaf.” (HR Ahmad)

Hendaklah engkau memperbanyak sujud kepada Allah. Karena engkau tidaklah sujud pada Allah dengan sekali sujud melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan akan menghapuskan satu kesalahan.” (HR Muslim)

Shalat adalah cahaya. (HR Muslim)

Berilah kabar gembira bagi orang yang berjalan ke masjid dalam keadaan gelap bahwasanya kelak ia akan mendapatkan cahaya sempurna pada hari kiamat. (HR Abu Daud dan Tirmidzi)

“Tidaklah seorang muslim didatangi shalat fardlu, lalu dia membaguskan wudlunya dan khusyu’nya dan shalatnya, melainkan itu menjadi penebus dosa-dosanya terdahulu, selama dia tidak melakukan dosa besar. Dan itu (berlaku) pada sepanjang zaman.” (HR Muslim)

“Shalat lima waktu dan shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya adalah penghapus untuk dosa antara keduanya selama tidak melakukan dosa besar.” (HR Muslim)

Dan firman Allah Ta’alaa…

“Mintalah pertolongan dengan sabar dan shalat (QS Al Baqarah: 45)

*****

Lalu dia mengatakan, “Ternyata banyak yah keutamaan sholat ustadz”. Membacanya, perasaan dihati saya campur aduk. Jengkel, kesel, sedih, namun juga bahagia karena akhirnya dia mengetahui apa saja keutamaan sholat wajib. Kemudian saya katakan kembali kepadanya, “Nah sekarang kan udah tau keutamaan apa aja yang kita dapat kalo melaksanakan sholat. Sekarang coba cari lagi, keburukan apa aja yang kita dapat kalo tidak melaksanakan sholat”. Dan sekali lagi pemuda ini menurut, ia mencari tau apa yang akan didapatkan tatkala meninggalkan sholat wajib lima waktu. Tak berapa lama kemudian, dia menulis :

Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, kecuali golongan kanan, berada di dalam surga, mereka tanya menanya, tentang (keadaan) orang-orang yang berdosa, “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari pembalasan, hingga datang kepada kami kematian”(QS Al Mudatstsir : 38-47)

(Pembatas) antara seorang muslim dan kesyirikan serta kekafiran adalah meninggalkan shalat.” (HR Muslim)

Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barangsiapa meninggalkannya maka dia telah kafir.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, An Nasa’i, Ibnu Majah)

Barangsiapa meninggalkan shalat yang wajib dengan sengaja, maka janji Allah terlepas darinya. (HR Ahmad)

Dan perkataan ulama salaf…

Ibnu Qayyim Al Jauziyah rahimahullah mengatakan, “Kaum muslimin bersepakat bahwa meninggalkan shalat lima waktu dengan sengaja adalah dosa besar yang paling besar dan dosanya lebih besar dari dosa membunuh, merampas harta orang lain, berzina, mencuri, dan minum minuman keras. Orang yang meninggalkannya akan mendapat hukuman dan kemurkaan Allah serta mendapatkan kehinaan di dunia dan akhirat.” (Ash Sholah)

Setelah itu saya bertanya kepadanya, “Jadi gimana? Masih gak mau sholat?”. Agak lama chat BBM saya tidak dibalas, saya tidak tau mengapa. Hingga sekitar lima menit kemudian dia menjawab, “Ustadz saya baru selesai sholat Dzuhur”. Alhamdulillah… Ternyata setelah mengetahui kebaikan apa yang didapat ketika mengerjakan sholat, serta keburukan apa yang akan didapat tatkala meninggalkan sholat, dia menjadi kembali kepada kebenaran. Kini saya tengah membimbing pemuda ini, agar dirinya bisa istiqomah sholat wajib lima waktu. Agar tidak hanya ‘yang penting’ sholat, maksudnya jangan sampai caranya sholat tidak sesuai sunnah dan tidak sholat berjama’ah di masjid.

“Maka wajib atas kalian berpegang teguh kepada sunnahku dan sunnah Khulafaurrasyidin yang mendapat petunjuk.” (HR Ad Darimi)

“Shalatlah sebagaimana kalian melihat aku shalat” (HR Bukhari)

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah bersama orang-orang yang ruku'”(QS Al Baqarah : 43)

Shalat jama’ah lebih utama dari shalat sendirian sebanyak 27 derajat. (HR Bukhari dan Muslim)

“Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka” (HR Bukhari dan Muslim)

*****

Para pembaca yang disayangi Allah Ta’alaa, apa hikmah yang bisa kita petik dari cerita saya diatas? Bahwa betapa pentingnya mengetahui keutamaan sebuah ibadah dan amal sholih yang telah disampaikan Allah Ta’alaa melalui Rasululllah Sholallahu ‘alaihi wasallam. Jangan sampai kita mengerjakan ibadah dan amal sholih tanpa mengetahui apa keutamaan yang kita dapat, atau apa keburukan yang akan kita dapat ketika meninggalkannya (seperti sholat wajib). Beribadah dan melakukan amal sholih tanpa mengetahui keutamaannya, akan menyebabkan pelakunya merasa hampa ketika mengerjakan ibadah atau amal sholih tersebut. Sebaliknya apabila dia mengetahui keutamaan – keutamaannya, akan menambahkan semangat, keseriusan, kekhusyu’annya dalam mengerjakan ibadah maupun amal sholih. Apalagi jika ditambah tentang pengetahuan keburukan apa yang akan didapat ketika meninggalkannya, insya Allah hal ini akan membuat seseorang selalu dalam semangat fastabiqul khoirot. Jadi kalau anda malas ketika hendak melakukan ibadah wajib maupun sunnah, segera ingat keutamaan apa yang anda dapat. Dan keburukan apa yang akan anda dapat ketika meninggalkannya.

Jadi marilah kita mempelajari tentang keutamaan sebuah ibadah dan amal sholih yang diajarkan dalam Islam. Maka cara satu – satunya untuk mengetahuinya adalah dengan menuntut ilmu; menghadiri majelis ilmu; membaca buku; bertanya kepada ustadz; dan lain sebagainya. Semoga kita termasuk golongan orang – orang yang selalu dalam petunjuk-Nya, diberikan hidayah oleh Allah Ta’alaa untuk mengetahui mana yang baik mana yang buruk, mana yang halal mana yang baik, mana yang sunnah mana yang bid’ah.

Wallahu a’lam bishowab. Barakallahu fiikum…

Dapatkan tausyiah harian di pin BBM 7B578D8D. Silahkan follow twitter @adefahrizal / SMS & WA 082116061831 / email adefahrizal@gmail.com  

Ingin memiliki buku Islam berkualitas yang sesuai dengan Qur’an dan Sunnah? Temukan di Toko Buku Islam ZK Mart. Segera invite pin BBM 7B578D8D dan follow twitter & Instagram @zk_mart

Ziyadatul Khoir menerima layanan les privat mengaji Iqro dan Al Qur’an di rumah anda. Terbuka untuk semua usia dan kalangan, ana – anak, dewasa, orang tua. Serta melayani untuk individu, keluarga, kelompok, dan perkantoran. Pengajar oleh Ustadz Abu Fawwaz Ade Fahrizal. Silahkan hubungi 082116061831 (hanya untuk Kota Bandung).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s