Kala Nikmat Dicabut

nikmat-alamSegala puji hanya kepada Allah Azza wa Jalla. Sholawat dan salam tercurah kepada Rasulullah sholallahu ‘alaihi wassalam. Bersyukurlah atas segala nikmat yang telah Allah berikan hingga detik ini. Jikalau kita mau menghitung nikmat yang telah Allah berikan selama ini, diumpamakanlah lautan sebagai tinta dan ranting – ranting pohon dijadikan penanya, maka tak akan mampu menulis seluruh nikmat yang telah Dia berikan. Oleh karena itu, tidak ada alasan bagi kita untuk tak mensyukuri segala nikmatnya; kecil maupun besar, sedikit maupun banyak. Dengan bersyukur, Allah akan menambahkan nikmat-Nya. Namun apabila kita kufur atau ingkar atas nikmat-Nya, maka Allah akan murka.

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.” (QS Ibrahim : 14:7)

Sebagai seorang hamba-Nya, kita harus menyadari bahwa Allah Maha Tinggi, Allah Maha Berkehendak. Tidak ada sesuatu apa pun yang terjadi di dunia ini kecuali atas izin dan kehendak Allah. Maka mudah bagi-Nya untuk melakukan apapun.  Sebagaimana yang tercantum dalam dalil – dalil berikut ini :

Sesungguhnya perintah-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya : “Jadilah!” maka terjadilah ia.” (QS Yaasin : 82)

Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab (batas).” (QS ‘Ali Imran : 26 – 27)

Jika Allah bisa dengan mudah memberikan nikmat kepada kita, maka tak sulit pula bagi Allah untuk mencabut nikmat yang telah Dia berikan. Mungkin saat ini ada saudara kita yang sedang dicabut nikmat sehatnya, ada yang dicabut nikmat harta berlimpahnya, dan lain – lain. Lalu pertanyaannya, tatkala nikmat dicabut oleh-Nya, apa yang harus kita lakukan sebagai seorang hamba Allah?

1. Sabar.

Sabar disini maksudnya adalah bersabar menahan prasangka. Menahan prasangka buruk kepada Allah Azza wa Jalla karena hilangnya nikmat yang telah Dia beri. Sebagai hamba-Nya yang beriman, kita harus meyakini bahwa segala sesuatu yang terjadi adalah atas seizin Allah. Termasuk musibah atau pun ujian yang menimpa kita. Jika kita mau bersabar dan merenunginya, insya Allah selalu ada hikmah yang indah dan baik di setiap kejadian yang kita alami.

Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar,” (QS Al Baqarah : 155)

2. Taubat.

Sungguh kala nikmat dari Allah dicabut, maka tentulah salah satu penyebabnya adalah dosa yang kita lakukan. Meningkari perintah Allah dan melakukan apa yang Dia larang. Ingat rumus ini : kebaikan akan dibalas kebaikan, keburukan akan dibalas keburukan. Rumus darimanakah ini? Dari Al Qur’an Karim.

Barang siapa yang mengerjakan kebaikan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang siapa yang mengerjakan kejahatan seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” (QS Az Zalzalah : 7 – 8)

Maka tatkala berbuat keburukan, dosa, maksiat kepada Allah, bersegeralah untuk bertaubat. Sesungguhnya taubat itu akan menghapuskan dosa – dosa kita atas izin Allah. Dan taubat yang paling sederhana adalah berstighfar. Boleh juga kita ikuti dengan ibadah – ibadah lainnya. Seperti sholat, sedekah, dan perbuatan – perbuatan baik lainnya. Perbuatan baik akan mengkafarat perbuatan buruk.

 Dari Abu Dzar Al Ghifari radhiallahu’anhu, ia berkata: ‘Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda,

Bertaqwalah kepada Allah dimanapun engkau berada, dan hendaknya setelah melakukan kejelekan engkau melakukan kebaikan yang dapat menghapusnya. Serta bergaulah dengan orang lain dengan akhlak yang baik‘” (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

3. Ridho.

Ridho (رِضً) berarti suka, rela, senang, yang berhubungan dengan takdir (qodha dan qodar) dari Allah. Ridho adalah mempercayai sesungguh-sungguhnya bahwa apa yang menimpa kepada kita, baik suka maupun duka adalah terbaik menurut Allah. Dan apapun yang digariskan oleh Allah kepada hamba-Nya pastilah akan berdampak baik pula bagi hamba-Nya. Ridho itu memang susah, namun tak sulit. Jika susah diucapkan dalam hati, maka ucapkanlah dengan lisan. Biarkan nanti hati akan mengikuti lisan.

Dan di antara manusia ada orang yang mengorbankan dirinya karena mencari keridhaan Allah; dan Allah Maha Penyantun kepada hamba-hamba-Nya” (QS Al Baqarah : 207)

4. Syukur.

Jika salah satu nikmat dicabut oleh Allah, apakah kita lantas marah dan kecewa kepada Allah? Apakah nikmat yang Allah berikan kepada kita hanya satu? Begitu banyak nikmat yang ada pada diri kita jika kita mau berpikir. Mulai dari ujung rambut hingga ujung kaki merupakan nikmat dari Allah. Belum lagi ditambah nikmat – nikmat lainnya (sehat, umur, harta, rasa tenang, bisa beribadah, dan lain – lain) sudah senantiasa kita harus selalu bersyukur kepada Allah. Mengucapkan hamdalah dalam setiap kondisi, tersenyum walau hati menangis, dan tidak mengeluh kepada orang lain.

Bukankah Allah-lah yang mencukupi (segala kebutuhan) hamba-Nya?” (QS. Az Zumar: 36)

Alhamdulillahi robbil ‘alamin. Semoga bermanfaat tulisan kali ini. Mohon doanya untuk penulis agar selalu Allah berikan kesabaran, tambahkan taqwanya, serta dijauhi dari perbuatan maksiat. Aamiinn. Jazakumullahu khoiron katsiron. Wallahu a’lam bishowab

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP dan WhatsApp 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

Bergabunglah menjadi donatur tetap #SedekahMakanSantri Penghafal Qur’an : https://adefahrizal24.wordpress.com/gerakan-sedekah-makansiangberkah/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s