(Seri 1) Fikih Puasa : Syarat Wajib Puasa

puasa1‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,

 “Barangsiapa beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang diperbuat lebih banyak daripada kebaikan yang diraih.” (Majmu’ Al Fatawa)

Bismillah. Segala puji hanya bagi Allah Azza wa Jalla yang menggenggam bumi dan langit beserta isinya. Insya Allah jika Dia kehendaki, kita akan memasuki bulan ramadhan 1424 Hijriah. Tinggal beberapa hari lagi, maka penting bagi kita untuk menyiapkan diri untuk menyambut bulan yang mulia. Salah satu kesiapan tersebut adalah mempelajari ilmu seputar bulan ramadhan dan puasa. Insya Allah saya akan membahas lebih kepada fikih puasanya berdasarkan Al Qur’ dan hadist. Karena menurut saya masih banyak ummat yang belum tau dan memahami dengan baik tentang ilmu fikih puasa. Insya Allah ditulisan pertama saya kali ini akan membahas tentang

: Syarat Wajib Puasa.

Sahabat, Allah Tabarok wa Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al Baqarah: 183)

Yang diwajibkan secara k

husus adalah puasa Ramadhan. Allah Tabarok wa Ta’ala berfirman :

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآَنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)

Dari hadist shahih, dari ‘Abdullah bin ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

بُنِىَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ

، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ ، وَالْحَجِّ ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Islam dibangun di atas lima perkara: (1) bersaksi bahwasanya tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) haji, (5) puasa ramadhan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

1. Syarat Wajib Puasa : Islam

Ini adalah pondasi utama dari segala syarat wajib puasa. Maka salah satu pembeda seorang muslim dengan kafir selain sholat wajib adalah puasa ramadhan.

2. Syarat Wajib Puasa : Ba

ligh

Diantara tanda – tanda baligh adalah : (laki – laki) Ihtilam (keluar air mani saat sadar atau tertidur). Sedangkan untuk perempuan adalah datangnya haid.

3. Syarat Wajib Puasa : Berakal

Orang yang gila, pingsan dan tidak sadarkan diri karena mabuk, maka tidak wajib puasa. Jika seseorang hilang kesadaran ketika puasa, maka puasanya tidak sah. Namun jika hilang kesadaran lalu sadar di siang hari dan ia dapati waktu siang tersebut walau hanya sekejap, maka puasanya sah. Kecuali jika ia tidak sadarkan diri pada seluruh siang (mulai dari shubuh hingga tenggelam matahari), maka puasanya tidak sah. Mengenai dalil syarat kedua dan ketiga yaitu baligh dan berakal adalah hadist :

رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلاَثَةٍ عَنِ النَّائِمِ حَتَّى يَسْتَيْقِظَ وَعَنِ الصَّبِىِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ وَعَنِ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ

Pena diangkat dari tiga orang: (1) orang yang tidur sampai ia terbangun, (2) anak kecil sampai ia ihtilam (keluar mani), (3) orang gila sampai ia berakal (sadar dari gilanya).” (HR. Abu Daud)

4. Syarat Wajib Puasa : Mampu Untuk Berpuasa

Yang dimaksud dalam point ini adalah mampu dari segi syar’i dan fisik. Yang tidak mampu dari segi syar’i diantaranya seperti wanita yang sedang haid. Sedangkan dari segi fisik adalah lansia, seseorang yang sakit sehingga butuh asupan gizi. Insya Allah nanti akan saya bahas pula siapa saja yang berhak menangguhkan puasanya.

Demikian tulisan saya yang pertama tentang fikih puasa. Semoga ada manfaat yang bisa dipetik. Doakan agar saya diberikan keistiqomahan dalam berbagi ilmu. Wallahu a’lam

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP dan WhatsApp 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s