Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan dan Kekurangan

Saya sehari – hari beraktifitas di sebuah perusahaan training organizer : Sentra Inspira (Sentrin). Perusahaan Sentrin berkantor di komplek Gallery Kawaluyaan Bandung. Sebuah komplek minimalis yang diapit oleh pematang sawah yang padinya saat ini sedang menguning. Mungkin beberapa hari lagi akan dipanen, barokallah. Rumah – rumah di komplek Gallery Kawaluyaan sangat bagus. Memiliki aksen minimalis, modern, dan elegan. Namun ada satu hal yang sangat saya sayangkan dari komplek ini. Yaitu tidak ada masjid atau minimal mushola. Sunggu tragis menurut saya. Komplek sebagus ini tidak memiliki masjid, padahal saya yakin penghuni di komplek ini mayoritas adalah muslim. Entahlah apa yang ada dipikiran pihak developer yang membangun komplek Gallery Kawaluyaan sehingga tidak membangun masjid.

Sehingga saya dan teman – teman kerja ikhwan lainnya harus menuju komplek Sanggar Hurip jika ingin menunaikan sholat wajib. Di komplek Sanggar Hurip ada sebuah masjid yang sangat nyaman dan indah, yaitu masjid Istikmal. Masjid ini cukup besar dengan memiliki halaman yang luas. Serta dilengkapi dengan sebuah taman pendidikan islam. Jama’ahnya pun relatif banyak untuk ukuran masjid komplek.

Nah suatu saat saya menuju masjid dengan menggunakan sepeda motor (karena jarak kantor dan masjid lumayan jauh). Sayup – sayup dari kejauhan terdengar suara adzhan yang indah nan merdu dari Masjid Istikmal. Setiba saya di masjid, adzhan masih berkumandang memanggil – manggil. Rasa penasaran pun timbul dalam benak saya, siapa sih ini yang adzhan? Begitu gumam saya. Lalu saya masuk masjid, mendahulukan kaki kanan dan membaca do’a :

Allahummaftah lii abwaaba rohmatik” : Dengan nama Allah bukakanlah bagiku pintu – pintu rahmat – Mu

Dan betapa kagetnya saya ketika melihat sang muadzhin. Seorang bapak dengan baju safari dan peci hitam lusuhnya. Namun… fisik bapak tersebut tidak seperti orang lain pada umumnya. Seperti beliau mengalami gangguan pertumbuhan, sehingga tubuhnya tidak tinggi. Ya, dalam pandangan kita beliau memiliki kekurangan, yaitu fisiknya. Tetapi beliau memiliki kelebihan yaitu suara yang merdu sehingga adzhan yang beliau kumandangkan menyejukkan hati yang mendengarnya. Subhanallah, semoga Allah merahmati beliau serta melapangkan rezeki beliau, aamiin.

Sahabat, apa yang saya ceritakan diatas tidak saya buat – buat. Sebuah fakta yang saya lihat dan dengar langsung. Seorang manusia hamba Allah, yang memiliki kekurangan tetapi juga memiliki kelebihan. Ya memang seperti itulah manusia. Ia tak ada yang sempurna, karena yang sempurna hanyalah milik Allah. Ada manusia yang dipuji karena kelebihannya dan tidak sedikit manusia yang dicaci karena kekurangannya. Tetapi mari kita renungkan sejenak, apalah arti memuji – muji manusia padahal ia memiliki kekurangan yang tidak kita ketahui. Dan apa gunanya juga kita menghina manusia padahal bisa jadi ia memiliki kelebihan yang tidak kita miliki. Maka bersifatlah proporsional terhadap manusia. Anda dan saya, tak ada yang perlu saling kita hina dan puja – puji. Karena kita memiliki kekurangan dan kelebihan masing – masing. Cukuplah kita memohon kepada Allah agar segala kelebihan yang kita miliki bermanfaat bagi orang lain dan mampu mendekatkan diri kita kepada Allah. Dan segala kekurangan yang ada pada kita tak menyengsarakan orang lain dan menjadi jalan durhaka kepada Allah. Aamiinn

Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?” (QS At Thoriq : 4)

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? :) Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s