Kematian

Kematian

Hari jum’at jam 8 pagi. Saatnya saya pergi dari kosan menuju kantor. Butuh waktu sekitar 45 menit dengan mengendarai sepeda motor menuju kantor saya di daerah Kawaluyaan, Bandung. Lalu lintas Bandung pagi ini cukup bersahabat, minim kemacetan. Alhamdulillah nikmat dari Allah, jalanan lancar. Ketika memasuki daerah kawaluyaan, tiba – tiba lalu lintas tersendat. Tidak seperti biasanya kawaluyaan macet, pasti ada sesuatu di depan sana, ucap saya dalam hati. Pelan – pelan motor saya maju menyusuri kemacetan. Menyalip mobil – mobil yang nyaris tidak bergerak sama sekali. Lalu terlihatlah dari kejauhan kerumunan orang, laki – lakinya berpeci sedangkan wanitanya berjilbab. Lalu ada beberapa orang membawa bendera kuning dan sedang menggotong sesuatu berwarna hijau. Innalillahi wa innailahi roji’un. Ternyata rombongan pengantar jenazah. Allahu Robbi, saya turut mendoakan jenazah yang sedang dibawa tersebut. Semoga jenazah diampuni dosa – dosanya.

Alhamdulillah saya bisa tiba di kantor sebelum jam 9 pagi. Artinya saya tidak telat hari ini. Sebagaimana rutinitas teman – teman di kantor, pagi hari kami awali dengan sholat dhuhaa, sedekah, kemudian tilawah bersama. Alhamdulillah saya diberikan lingkungan kantor yang islami. Sangat bersyukur memiliki teman – teman yang mendekatkan saya kepada Allah. Setelah rutinitas tersebut, kami seperti biasa beraktifitas untuk mengerjakan amanah kami masing – masing. Hari Jum’at aktifitas di kantor relatif pendek. Karena jam 11 siang kami (yang laki – laki) sudah bersiap – siap menuju masjid untuk menunaikan sholat Jum’at. Kami berangkat lebih awal agar mendapatkan shaf terdepan di masjid.

Sholat Jum’at hari ini dilaksanakan pkl 11.53 WIB. Khatib kali ini seorang bapak sekitar usia 50 tahun. Berpeci hitam dan memakai baju koko berwarna merah. Dan ketika selesai adzhan, beliau memulai khutbahnya. Dan betapa terkejutnya saya ketika ayat yang beliau bacakan di muqoddimah (pembukaan) khutbah adalah :

“Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati” (QS Al Anbiyaa : 35)

Astaghfirullah. Seketika saya teringat kejadian tadi pagi saat saya pergi ke kantor. Melihat keranda jenazah sedang digotong. Dan sekarang khatib membahas tentang kematian. Wallahu a’lam bishowab ada maksud apakah dibalik rentetan kejadian semua ini. Sebagai hamba-Nya, saya harus bisa mengambil hikmah.

Sahabat, betapa ngerinya ketika kita berbicara tentang kematian. Mungkin saat ini ada dari sahabat yang sedang menikmati makanan. Tapi begitu mendengar kata kematian, bisa – bisa hilang nafsu makan dan rasa enak dari makanan tersebut. Yang tadinya sedang tertawa karena mendengar cerita lucu, maka ketika mendengar kisah kematian ia akan terdiam bahkan menangis. Karena kematian adalah sebaik – baiknya nasihat. Rasulullah Sholalllahu ‘alaihi wasalam bersabda :

Perbanyaklah mengingat kematian. Seorang hamba yang banyak mengingat mati maka Allah akan menghidupkan hatinya dan diringankan baginya akan sakitnya kematian. (HR Ad-Dailami)

Maka melalui tulisan ini saya mangajak kepada diri saya sendiri dan juga sahabat semua untuk senantiasa mempersiapkan diri menuju kematian. Kita semua pasti ingin berjumpa dengan Allah, maka hanya kematian yang mampu mempertemukannya. Lalu pertanyaannya bekal apa yang sudah kita miliki untuk bertemu dengan Yang Maha Pencipta? Apa yang telah kita lakukan selama hidup di dunia ini? Seorang akhwat menasihati saya : Misal usia manusia 60 tahun dan masa akhirat selamanya, jika dibandingkan secar a matematis : 60 / tak hingga = mendekati 0 | artinya? Dunia tidak ada apa – apanya. Masya Allah, maka jangan sia – siakan sisa usia kita saat ini. Perbanyaklah melakukan amal sholih dan tinggalkan perbuatan dosa dengan sekuat tenaga. Semoga Allah mencabut nyawa kita ketika amal sholih kita lebih banyak daripada amal buruk kita. Aamiinn…

“Ya Allah perbaikilah agamaku yang menjadi pelindung urusanku, perbaikilah duniaku yang menjadi penghidupanku, perbaikilah akhiratku yang menjadi tempat kembaliku, jadikanlah hidup ini sebagai kesempatan menambah setiap kebaikan dan jadikanlah mati sebagai istirahat dari semua kejahatan” (HR Muslim)

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? :) Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s