Password SOS

Password SOS

Tidak bisa dihindari lagi bahwasanya dalam kehidupan seorang manusia akan senantiasa bertemu dengan ujian, cobaan atau pun musibah. Kenapa bisa dikatakan ‘senantiasa’ ? Mari kita simak firman Allah berikut ini :

Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” ( QS Al Mulk : 1 – 2 )

Iya betul, Allah ingin menguji kita. Ibarat seorang siswa, ujian, cobaan dan musibah itu seperti tes kenaikan kelas. Makanya kadar yang ditimpakan berbeda – beda, sesuai dengan kapasitas diri kita masing – masing. Tidak mungkin siswa kelas 1 SD akan mengerjakan soal kelas 6 SD atau pun sebaliknya. Guru saya pernah menasihati, bersyukurlah jika diberi ujian. Itu murni bersumber dari Allah. Karena Allah Yang Maha Berkehendak atas segala kejadian dalam hidup kita. Dan itu adalah tanda sayang Allah kepada kita. Dia ingin melihat sejauh mana kemampuan diri kita, seberapa baik kematangan pribadi kita, dan seperti apa kesholihan diri kita. Begitu nasihat beliau kepada diri saya.

Allah Tabarok wa Ta’alaa telah mengatur juga besaran ujian yang akan Dia berikan untuk hamba – Nya. Sebagaimana analogi siswa SD yang saya sampaikan di paragraf sebelumnya, Allah pun menyampaikannya dalam Al Qur’an :

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya” (QS Al Baqoroh : 286)

Jadi tidak pantas bagi kita untuk mengeluhkan tiap ujian, cobaan, dan musibah yang menimpa kita. Karena seyogyanya, itu semua telah sesuai dengan kapasitas diri kita masing – masing. Allah yang mengatakannya secara jelas di ayat yang telah saya tulis diatas. Namun tetap saja kita suka mengeluh? Bahkan sering berputus asa dalam menghadapinya? Na’udzubillahi min dzalik.

Sering kita dengar dan lihat sendiri (mungkin diri kitajuga), banyak orang – orang yang tampak tak sanggup lagi untuk menghadapi masalah yang ada di hadapannya. Mereka tak segan – segan untuk menempuh jalan yang tidak diridhoi oleh Allah demi masalah yang dia hadapi segera berakhir. Sungguh hal ini tidak terpuji dan dilaknat oleh Allah Jalla wa A’laa. Sebagaimana firman – Nya :

Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata, “Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam.” Padahal Al-Masih (sendiri) berkata, “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” (QS Al Maidah : 72)

Semoga Allah menghindarkan kita dari kesyirikan yang kini banyak menjangkiti ummat islam khususnya di Indonesia. Lantas bagaimanakah cara bagi kita untuk mendapatkan pertolongan-Nya atas ujian yang terjadi? Apa password SOS-nya? Sahabat, ternyata jawaban dari Allah adalah menyuruh kita untuk sabar dan sholat. Dari sabar dan sholat, Allah akan “selesaikan” ujian yg kita hadapi dgn cara-Nya. Bahkan kita sering tak sadar, tiba – tiba segala ujian yang kita hadapi beres dengan sendirinya. Allah tidak meminta untuk untuk berpusing kepala memikirkan jalan keluar dari ujian yang sedang kita hadapi. Tetapi Allah menyuruh…

Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk” ( QS Al Baqoroh : 45 )

Maka sabar dan sholat layaknya dua tangan. Mereka saling berkolaborasi membantu kita menyelesaikan ujian atas petunjuk-Nya. Tetapi sering dari kita merasa sudah sabar dalam menghadapi ujian dari-Nya. Maka pertanyaan selanjutnya apakah kita sudah sholat? Sholat seperti yg dicontohkan Rasulullah. Atau sebaliknya, jika kita sudah sholat sesuai yang dicontohkan Rasulullah dikala menghadapi ujian, maka pertanyaannya sudahkah kita sabar? Sabar yg tak bertepi, bukan sabar yang sesaat. Jika demikian, mari kita renungi, sudahkah kita seimbangkan antara sabar dan sholat tatkala menghadapi ujian dari-Nya? Wallahu a’lam bish showab. Tentu diri kita yang lebih mengetahuinya. Silahkan bermuhasabah diri…

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? :) Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s