Untukmu Yang Bosan Menunggu

Untukmu Yang Bosan Menunggu

”Ada dua kenikmatan yang banyak manusia tertipu, yaitu nikmat sehat dan waktu senggang”. (HR Bukhari)

Apakah kita harus memanfaatkan setiap detik dari waktu kita, meski itu hanya sekedar waktu menunggu? Dan memenuhi waktu yang singkat tersebut dengan amalan-amalan yang berfaidah?

Apakah ada yang sedang bosan menunggu? Mengapa kondisi tersebut bisa terjadi?. Menunggu katanya membosankan. Menanti katanya menjemukan. Benarkah ungkapan seperti ini? Padahal kita semua sedang menanti dan menunggu. Ibu yang sedang hamil, tentunya ia menunggu waktu kelahiran bayinya. Bagi yang sedang bekerja, ia menunggu untuk mendapatkan gaji. Bagi seorang anak yang sedang duduk di bangku SD, maka ia sedang menanti untuk tamat dan melanjutkan ke jenjang SMP. Lalu yang duduk di bangku SMP, menunggu tamat dan melanjutkan ke jenjang SMA. Begitu juga yang kuliah, pastilah menunggu untuk lulus dan wisuda. Kemudian wanita sholihah sedang menunggu laki – laki sholih untuk datang menikahinya. Jadi pada intinya, semua dari kita sedang menunggu. Tapi apakah kita bosan?

Apakah ada ibu yang sedang hamil lantas ia bosan menunggu kelahiran anaknya, kemudian ia percepat kelahiran anaknya? Tentulah tidak. Atau bagi seorang anak yang sedang duduk di bangku SD, apakah ketika ia bosan belajar di SD lalu ia tiba – tiba pindah ke SMP padahal belum lulus SD?. Lalu mengapa mereka bisa merasa tak bosan ketika menunggu? Ternyata karena mereka selalu aktif dan produktif ketika sedang menunggu. Ibu yang hamil tetap melakukan aktifitasnya sehari – hari. Apakah bekerja atau sebagai ibu rumah tangga di rumah. Sedangkan anak SD, tetap aktif mengikuti proses belajar di sekolah bersama teman – temannya setiap hari. Mereka tidak pernah merasa bosan menunggu tamat SD.

Karena mereka yakin bahwa sudah ada waktunya bagi mereka tamat dari SD. Sedangkan ibu hamil telah yakin bahwa nanti sekitar usia 9 bulan kehamilan maka akan melahirkan. Perumpamaan lainnya adalah pendaki gunung. Mereka rela berlelah – lelah mendaki gunung, berhari – hari, siang malam. Namun mereka tak lantas bosan dan putus asa. Karena mereka tau dan yakin, bahwa gunung pastilah memiliki puncak. Dan tinggal masalah waktu dan ketahanan diri merekalah yang mampu membawa mereka hingga ke puncak gunung.

Sahabat, ternyata menunggu itu tidak membosankan. Selama kita mau beraktifitas dan tetap produktif dalam masa itu maka tidak ada kebosanan yang terjadi. Yang membuat bosan adalah ketika menunggu kita hanya berpangku tangan, diam tak produktif. Ini yang menyebabkan menunggu terasa lama dan menjemukan. Bukankah sebenarnya saat ini semua umat manusia di dunia sedang menunggu? Iya, menunggu ajal. Kita harus sadar bahwa sekarang kita semua sedang dalam kondisi tersebut. Maka bosankah kita menunggunya? Tentulah tidak. Karena setiap waktu kita beraktifitas.

Beraktifitas duniawi, bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Beraktifitas akhirat, dalam bentuk beribadah kepada Allah, mempersiapkan bekal untuk ketika ajal menjemput. Bahkan saking sibuknya beraktifitas duniawi, kadang kita lupa sedang menunggu ajal. Dan sedikitlah aktifitas akhirat kita, padahal aktifitas inilah yang bisa menyelamatkan kita di hari akhir kelak. Sahabat, mari kita penuhi waktu – waktu kita dengan hal yang bermanfaat. Kepada orang tua kita, sahabat kita, rekan kita, orang lain, siapa pun, dimana pun dan kapan pun.

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP dan WhatsApp 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

Bergabunglah menjadi donatur tetap #SedekahMakanSantri Penghafal Qur’an : https://adefahrizal24.wordpress.com/gerakan-sedekah-makansiangberkah/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s