Pemimpin dan Ulama

Kejadian ini tadi pagi, selepas ba’da sholat subuh. Seperti biasa di ahad pagi, Kyai Haji Abdullah Gymnastiar (@aagym) atau yang sering disapa Aa Gym mengisi kajian kuliah subuh di Masjid Daarut Tauhid (@daaruttauhid) di Gegerkalong girang, Bandung. Namun kali ini, Aa Gym tidak sendirian. Beliau kedatangan tamu spesial, yaitu Gubernur Jawa Barat, Bapak Ahmad Heryawan atau yang lebih dikenal dengan Kang Aher. Seorang sosok pemimpin yang sederhana dan agamis. Alhamdulillah Allah pertemukan dua makhluk-Nya ini di sebuah masjid. Semoga Allah merahmati beliau – beliau. Dua orang inilah juga yang menjadi inspirasi bagi saya. Buat saya, Aa Gym adalah inspirasi saya dalam belajar agama Islam, dakwah, dan berbisnis dengan cara yang syar’i. Sedangkan Kang Aher adalah inspirasi saya bagaimana seharusnya menjadi seorang pemimpin dalam islam. Amanah, bersih, dan juga agamis. Berikut akan saya tulis cuplikan percakapan antara Aa Gym dan Kang Aher di kuliah subuh tadi :

Ini adalah sepenggalan singkat dialog saya berma AA Gym pada saat Ceramah Subuh on air MQ fm di Mesjid Daarut Tauhid Bandung tadi pagi.

Agym : “Pak Gub lahir 66?”

Aher : “Iya, 46 tahun sekarang”

Agym : “oo, lebih muda. Saya 62 pak. Jadi panggil saya kakak ya. Kepikiran waktu kecil jadi Gubernur Pak?”

Aher : “Nggak. Sama sekali nggak.”

Agym : “Sama saya juga nggak kepikiran jadi kyai. Tapi Allah yang mengatur, sehingga sebagai apapun dan dimanapun semoga kehadiran kita membawa manfaat. Apa yang Bapak cita-citakan untuk Jabar?”

Aher : “Saya ingin 5 hal saja: Sehat, Terdidik, Berdaya Saing, Taat pada Tuhan, dan kelima..”

Agym : “Iya, yg terakhir?”

Aher : “terakhir,.. Masuk surga sama-sama.”

Agym : “Amiin, amiinn. Berarti berapa juta pak yang mau diajak masuk surga bareng-bareng?”

Aher : “44,5 juta penduduk.”

Agym : “Berhubungan dengan PILKADAL (Pemilihan Kepala Daerah Langsung), Bapak katanya mau maju lagi, bukannya capek Pak?”

Aher : “Betul, dilihat dari segi itu memang sangat melelahkan. Tapi seperti yang tadi saya katakan, insyaallah ada maslahat lebih besar yang dapat kita upayakan. Agama itu akan lebih tegak dengan kekuasaan. Kata Ustman, innallaaha laa yazza’u bish shulthaan, maa laa yazza’u bil qur’an, Sungguh akan selesai dengan kekuasaan, apa-apa yang tidak selesai dengan Al Qur’an tanpa kekuasaan. Jadi dengan begitu, insyaallah kita bisa menebarkan kebaikan lebih masif dan meluas, insyaallah.

“Agym : “Pak,ini mah bercanda aja yah. Katanya ini mah. Pilkadal sekarang banyak tukang obat. Jadi yang milih teh gimana penyakit weh cenah. Kalau yang sakit kepala, milih bodrex. Nu lalungse., leuleus wae milih kuku bima. Nah, yang sakit perut pilih Promag ya? Tapi da saya mah ini memang rada maag nih Pak Gub, jadi udah jelas lah pilihan saya. Hadirin mah terserah penyakit masing-masing ya.”

Aher dan jama’ah : *tertawa*

*Ceramah Pagi, Mesjid Daarut Tauhid Bandung (25/11)

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? :) Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s