Do’a Adalah Obat

Bismillah. Masih ingat tulisan saya sebelumnya? Ya lagi – lagi di hari itu saya mendapatkan rezeki. Hari sabtu lalu, tiba – tiba hati saya tergerak untuk membeli sebuah buku. Padahal saya tidak pernah merencanakan sebelumnya. Akhirnya saya anggap ini sebagai petunjuk dari Allah. Mumpung masih awal bulan, ada rezeki, meluncurlah saya ke Gelap Nyawang. Sebuah kawasan sentra kuliner dan buku agama di sekitar Masjid Salman ITB. Saya menuju toko buku langganan saya dan bertemu dengan bapak penjaga toko. Kami pun saling bersalaman dan bercerita peristiwa – peristiwa yang terjadi beberapa hari ini. Lalu saya pun meminta sang bapak untuk memilihkan saya buku. Sang bapak pun bertanya kepada saya, hendak mencari buku tentang apa? Saya jawab buku yang dapat membantu saya untuk lebih dekat ke Allah dan membersihkan hati saya. Lalu sang bapak menyodorkan kepada saya sebuah buku (lebih pantas disebut kitab) Ad Daa’ wa Ad Dawaa’ karangan Syekh Ibnul Qoyyim Al Jauziah, beliau adalah ulama salafus sholih dan ahli dalam ilmu tazkiyatun nafs (pensucian diri). Saya lantas terkaget – kaget, serius nih sang bapak kasih rekomendasi bukunya ini? Saya coba buka dan baca daftar isinya. Saya liat memang sepertinya isi yang ditawarkan buku ini cocok buat saya. Tanpa berpikir panjang, saya langsung membeli buku ini. Saya anggap ini semua petunjuk dan rezeki dari-Nya, pasti ada hikmah yang terkandung dalam buku ini yang harus saya ketahui.

Sahabat, saya akan coba share isi kitab Ad Daa’ wa Ad Dawaa’ ini. Di bab I (Hal – hal yang berkaitan dengan do’a), Syekh Ibnul Qoyyim Al Jauziah membahas tentang Do’a adalah Obat. Berikut ini tulisannya :

Do’a termasuk obat yang sangant bermanfaat sekaligus musuh bagi bencana. Ia akan memerangi, mengobati, mencegah, dan  menghilangkan, atau mengurangi bencana yang menimpa. Do’a merupakan senajta kaum Mukminin. Hal ini sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al Hakim dalam shahiih-nya, dari Ali bin Abi Tholib Rodhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wassalam bersabda :

Do’a adalah senjata kaum mukminin dan tiang agama, serta cahaya langit dan bumi”

Ketika bersanding dengan musibah, do’a mempunnyai tiga kondisi sebagai berikut :

  1. Do’a lebih kuat daripada musibah . Maka dari itu, do’a mampu mencegah terjadinya musibah.
  2. Do’a lebih lemah daripada musibah. Akibatnya , do’a terkalahkan sehingga musibah menimpa orang yang bersangkutan. Akan tetapi, do’a bisa meringankan musibah tersebut meskipun hanya sedikit.
  3. Satu sama lain saling menyerang dan saling menghilangkan.

Al Hakim meriwayatkan dalam shahiih-nya dari ‘Aisyah rodhiallahu ‘anha, ia mengatakan bahwa Rasulullah Sholallahu ‘alaihi wassalam bersabda :

Sikap waspada tidak mampu menolak takdir. Do’a akan memberikan manfaat kepada hal – hal yang telah terjadi dan yang belum terjadi. Pada saat musibah itu turun, do’a segera menghadapinya. Keduanya lantas saling bertarung hingga datangnya hari kiamat.

Disebutkan juga dalam kitab yang sama, dari Ibnu ‘Umar rodhiallahu ‘anhu, bahwasanya Nabi Sholallahu ‘alaihi wassalam bersabda :

Do’a akan memberikan manfaat terhadap apa yang telah terjadi maupun yang belum terjadi. Maka hendaklah kalian berdo’a, wahai hamba – hamba Allah

Masih dalam kitab yang sama, yaitu dari Tsauban, bahwasanya Nabi Sholallahu ‘alaihi wassalam bersabda :

Tidak ada yang dapat menolak takdir, kecuali do’a. Tidak ada pula yang dapat menambah usia, kecuali kebajikan. Sesungguhnya seseorang itu benar – benar akan terhalang dari rezekinya karena dosa yang ia kerjakan

Sahabat, kita ini tidak apa – apanya. Segera berdoa, bersimpuh memohon kepadanya. Kita jangan sombong tak mau meminta kepada Allah. Demi Allah, Kebesaran-Nya tidak akan berkurang sedikitpun jika ada hamba-Nya yang memohon. Kalau tidak ke Allah, mau kemana lagi kita meminta? Manusia? Kuburan? Pohon keramat? Na’udzubillahi min dzalik, sungguh itu adalah sebenar – benarnya kesyirikan yang dosanya tak akan diampuni Allah. Marilah kita berdoa kepada Allah di setiap helaan nafas. Atas izin-Nya Dia akan mengabulkan doa – doa hamba-Nya yang mau bertobat dan berserah diri kepada Allah…

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? :) Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

2 thoughts on “Do’a Adalah Obat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s