Jeli, Cepat, dan Tepat

Seperti biasa, kamis malam jam 7 saatnya kuliah Aljabar Liniear. Baru saja masuk kelas, duduk di kursi bagian tengah, belum sempat melepas tas dari punggung, dosen langsung memberikan sebuah “kabar baik”. Apakah gerangan? Mini Test! Spontan kabar baik itu langsung disambut riuh rendah oleh para mahasiswa, tidak terkecuali diri saya. Mungkin karena mendadak dan sebagian besar dari kami baru pulang kerja jadi agak kurang senang dengan mini test kali ini. Tapi mau bagaimana lagi, tetap harus dihadapi kan. untuk menyelesaikan setiap ujian yang kita hadapi dalam hidup ini caranya ya harus menghadapinya. Itulah ciri – ciri pemberani, bukan pengecut. Alhamdulillah mini test kali ini kami masih diperbolehkan melihat catatan kami. Setidaknya hal ini bisa sedikit melegakan kami sekelas.

Mini test pun dimulai, hanya empat soal saja. Yaitu mencari determinan dari keempat soal tersebut. Waktu yang diberikan dosen cukup lama, 30 menit. Saya dan teman – teman mulai mengerjakan. Tak lupa diawali dengan basmallah, semoga benar semua jawaban saya. Begitulah ucap saya dalam hati kecil ini. Soal nomor satu alhamdulillah lancar saya kerjakan. Saya sangat yakin 100% soal nomor satu ini benar. Karena soalnya ga terlalu rumit sehingga saya pede dengan jawaban saya. Lanjut ke soal nomor dua, hhmm mulai kerasa lieurna (pusingnya, bahasa sunda). Ah lewatin dulu sajalah, daripada waktu saya habis hanya untuk menyelesaikan soal nomor dua. Berikutnya soal nomor tiga, lho kok sama lieur oge (pusing juga), lewatin. Soal nomor empat, sama saja. Baiklah kalau sudah begini saya kerjakan dari nomor dua saja. Waktu sudah berjalan 20 menit dan saya masih berkutat dengan soal nomor dua. Saya mulai terdesak dan nampaknya mahasiswa yang lain juga demikian. Begitu dosen mengingatkan waktu tinggal lima menit lagi, beberapa mahasiswa mengajukan interupsi agar diberikan waktu tambahan lagi. Awalnya dosen saya menolak namun akhirnya luluh juga dan sepakat memberikan tambahan waktu 30 menit lagi, wow. Saya dan teman – teman kembali bersemangat mengerjakan soal mini test.

Oke akhirnya 30 menit kedua telah usai, saatnya jawaban kami dikumpulkan. Alhamdulillah saya bisa menjawab semua soal, tapi hanya satu soal yang saya yakin benar. Sedangkan tiga soal lainnya, fifty fifty. Setelah dikumpulkan, saya tanya ke beberapa teman di samping saya ternyata mereka juga tidak yakin dengan jawaban mereka untuk soal  nomor dua, tiga dan empat. Yes, tidak yakin berjama’ah ini namanya. Lalu dosen kami menunjukkan kunci jawaban mini test tersebut kepada kami. Dan hasilnya…saya hanya benar satu soal saja, yaitu nomor satu. Masya Allah, bener ya Allah mengikuti setiap prasangka hamba-Nya. Kemudian dosen saya mengatakan bahwa sebenarnya soal – soal tadi bisa dikerjakan hanya dalam waktu kurang lebih 15 menit. Lho kok bisa? Bagaimana caranya? Dan ternyata ada cara pintasnya. Saya jadi teringat tulisan saya sebelumnya, sepertinya saya terlalu zoom in. Lagi – lagi saya tidak belajar dari pengalaman. Dosen saya pun mengatakan bahwa satu jam terlalu lama untuk mengerjakan soal – soal tadi. Padahal seharusnya tidak dikerjakan selama itu. Dan yang lebih parah sebagian besar mahasiswa hanya benar nomor satu, persis seperti saya.

Sahabat, hikmah yang bisa saya ambil dari kejadian ini adalah hendaknya kita harus jeli, cepat, dan tepat. Saya dan beberapa mahasiswa lain tidak jeli, lambat, dan meleset. Dalam hidup ini layaknya kita harus selalu cekatan dan bekerja dengan cepat serta hasilnya tepat. Lalu bagaimana dengan slogan “Slow but Sure”? Menurut it’s ok. Tapi itu kalo pelan tapi tepat, kalau pelan tapi ternyata salah? Nyesel. Jadi memang idealnya kita harus “Fast and Sure”. Susah? Ayo kita latih, kita biasakan. Setelah kejadian ini saya pun mencoba merubah cara kerja saya untuk lebih jeli, cepat, dan tepat. Semuanya butuh proses, yang penting kita selalu berikan yang terbaik dan ikhtiar optimal. Insya Allah🙂

Mau silaturahim dan ngobrol dengan saya? :) Silahkan follow twitter @adefahrizal / HP 082116061831 / BBM 29EEE7F0 / email adefahrizal@gmail.com

2 thoughts on “Jeli, Cepat, dan Tepat

    1. Subhanallah ada ustadzah Lia🙂 Mencoba untuk selalu menjadi pembelajar, mengambil hikmah dari setiap aktifitas setiap harinya. Doakan supaya bisa istiqomah berbagi kebaikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s